Wednesday, December 9, 2015

Menengok Gua Hunian Leluhur Nusantara, dari era Zaman Es, sekitar 14.825 tahun yang lalu?

Lokasi : Gua Harimau Sumatera Selatan
Di tepian Sungai Ogan, terdapat peninggalan arkeologi yang menjadi pusat perhatian dunia, yakni Situs Hunian Manusia Purba di Gua Harimau Sumatera Selatan.

Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi Badan Tenaga Nuklir Nasional di tahun 2013, berhasil mengidentifikasi lapisan tanah di goa harimau, yang menunjukkan usia 14.825 tahun pada kedalaman dua meter (sumber : sains.kompas.com).

Hunian Awal Masyarakat Nusantara
Istilah “Goa Harimau” sendiri diyakini berasal dari masyarakat setempat yang konon dulu sering mendengar auman harimau dari dalam goa ini.

Sebelum dibuka kembali oleh para arkeolog untuk diteliti. Keadaan disekitar goa ini, banyak dipenuhi semak belukar, dan ditutupi sejumlah pohonan besar (Sumber : mongabay.co.id).

Pada dinding gua, ditemukan setidaknya 34 motif Lukisan Purba, yang diperkirakan merupakan alat penanda ritual penguburan (Sumber : nationalgeographic.co.id).

Lokasi : Gua Harimau Sumatera Selatan
Di Gua Harimau ini, ditemukan 78 kerangka Homo sapiens, Tim Penelitian Arkeologi Goa Harimau mendeteksi terdapat 4 kerangka ras Australomelanesid. Sementara 74 kerangka individu lainnya merupakan ras Mongoloid.

Homo sapiens ras Mongoloid ditemukan di lapisan tanah paling atas dari Goa Harimau. Sementara kerangka ras Australomelanesid berada pada lapisan tanah ketiga, yakni berupa tanah lempung coklat tua yang mengandung gamping (Sumber : Misteri “Tiang Rumah Kuno” berumur 2.800 tahun, dan Pemukiman Awal Bangsa Jawi (Melayu) di Nusantara?).

Berbagai penemuan artefak dan kerangka manusia purba yang diteliti para arkeolog, menyimpulkan hunian ini berlangsung sebelum akhir Zaman Es atau sekitar 20.000-10.000 tahun yang lalu.

Lokasi : Gua Harimau Sumatera Selatan
Temuan di Goa Harimau ini juga membuktikan, bahwa jauh sebelum kedatangan masyarakat Proto Melayu (ras Mongoloid), di pulau Sumatera telah ada komunitas kehidupan manusia dari ras Australomelanesid.

Dan ketika komunitas Proto Melayu datang, kedua komunitas ini saling ber-interaksi satu dengan lainnya, dimana hasil penyatuan kedua kebudayaan ini, menghasilkan satu masyarakat baru, yang kelak menjadi leluhur bangsa-bangsa di Nusantara.

WaLlahu a’lamu bishshawab


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Menengok Gua Hunian Leluhur Nusantara, dari era Zaman Es, sekitar 14.825 tahun yang lalu? Rating: 5 Reviewed By: http://awalinfo.blogspot.com/