Sunday, December 13, 2015

Mengenal Mitos Batu Raden - Jawa Tengah

Lokasi : Batu Raden - Banyumas Jawa Tengah
Baturaden adalah salah satu tempat wisata terkenal di kabupaten banyumas, jawa tengah. lokasinya di lereng gunung slamet. gunung yang penuh dengan mitos. meskipun lokasinya sangat indah, namun para wisatawan dianjurkan untuk menaati tata krama saat berada di gunung slamet agar selamat. sebelum membahas tentang mitos di lokawisata ini, baiknya kita sedikit belajar dengan sejarah singkat gunung slamet.

Sejarah gunung slamet tidak terlepas dari sosok Syeh Maulana Magribi. beliau adalah penyebar agama islam yang berasal dari keluarga kerajaan negeri Rum-Turki. Suatu hari saat fajar setelah menunaikan solat subuh, syeh maulana melihat cahaya misterius yang menjulang tinggi di angkasa. syeh maulana ingin mengetahui dari mana cahaya tersebut datang dan apa arti fenomena tersebut. 

kemudian beliau memutuskan untuk mencari asal cahaya tersebut dengan ditemani pengikutnya yang setia yaitu haji datuk serta ratusan pengawal kerajaan. mereka berlayar menuju arah cahaya tersebut dan akhirnya sampai di pantai gresik, jawa timur. tiba-tiba cahaya tersebut datang dari arah barat dan kemudian mereka kembali berlayar ke barat hingga sampai di pantai pemalang, jawa tengah. di sini beliau memerintahkan hulu balangnya untuk pulang ke turki sementara beliau melanjutkan perjalanan ke arah selatan dengan ditemani oleh haji datuk. di perjalanan beliau juga sembari berdakwah menyebarkan agama islam di daerah-daerah yang dilewati. setelah sampai di daerah banjar, tiba-tiba syeh maulana menderita sakit gatal disekujur tubuhnya yang tak kunjung sembuh. setelah melaksanakan solat tahajjud, syeh maulana mendapat ilham bahwa beliau harus pergi ke gunug gora. setelah sampai di lereng gunung gora, syeh maulana memerintahkan haji datuk untuk meninggalkan beliau dan menunggu di suatu daerah yang diberi tanda dengan kepulan asap.  

Kemudian syeh maulana mendaki lebih tinggi dan menemukan sumber air panas yang memiliki tujuh pancuran. beliau memutuskan untuk tinggal sembari berobat di sumber air panas tersebut. Alhamudulillah setelah berobat di sumber air panas tersebut penyakit gatal beliau sembuh total dan akhirnya beliau menamakan sumber air panas tersebut sebagai pancuran tujuh. penduduk sekitar memberi nama syeh maulana sebagai mbah atas angin karena datang dari negeri yang jauh. Kemudian Syeh Maulana Maghribi memberi gelar kepada Haji Datuk dengan sebutan Rusuludi yang dalam bahasa jawa berarti Batur kang Adi (Abdi yang setia). Kemudian desa itu dikenal dengan sebutan Baturadi yang lama kelamaan menjadi Baturaden yang dalam penulisannya menggunakan satu "R" yaitu: BATURADEN. Karena Syeh Maulana mendapat kesembuhan penyakit gatal dan keselamatan di lereng Gunung Gora maka beliau mengganti nama menjadi Gunung Slamet.

Dari cerita diatas kita bisa menyimpulkan betapa sakralnya gunug gora atau gunung slamet. untuk menjaga kesakralan dan kesucian gunung slamet, akhirnya masyarakat disekitar gunung tersebut membuat mitos diantaranya :

Pasangan yang bermesraan di gunung slamet pasti akan menemui kesialan misalnya putus atau bahkan kematian. kita tau sendiri, laki-laki dan perempuan yang berduaan sebelum adanya akad nikah adalah termasuk zina. inilah alasannya kenapa muncul mitos tersebut.

mitos ini juga berkaitan dengan cerita masyarakat yang menceritakan Nama tempat ini berasal dari seorang anak bupati (Raden) yang ketahuan pacaran dengan anak pembantu (Batur).

Karena hubungan mereka tidak disetujui, mereka berdua putus hubungan di sebuah hutan, yang kemudian dinamakan Baturaden. Mitos tempat wisata di Indonesia yang pertama, jika datang kesini bersama pacar niscaya akan berakhir tragis seperti legenda.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Mengenal Mitos Batu Raden - Jawa Tengah Rating: 5 Reviewed By: http://awalinfo.blogspot.com/