Sunday, October 20, 2013

Lestarikan Lingkungan Melalui Pemanfaatan Sampah Plastik

Deretan perahu nelayan berjajar rapi di pingir sungai yang terlihat bersih, disepanjang muara yang ditumbuhi tanaman mangrove atau biasa juga disebut bakau. Nampak beberapa nelayan membereskan perlengkapannya, serta ada beberapa yang menurunkan karung berisi sampah plastik. 

Ya, tidak jauh dari pangkalan perahu nelayan Gunung Anyar Tambak itu, terdapat sebuah bangunan kecil semi permanen yang berisi tumpukan aneka sampah palstik dan jenis sampah yang lain. Itulah Bank Sampah Bintang Mangrove, wadah kegiatan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sampah, yang banyak dijauhi orang kebanyakan. 

Sebanyak 8 orang kader lingkungan di Kelurahan Gunung Anyar Tambak, Surabaya, membentuk Bank Sampah Bintang Mangrove, yang menjadi tempat aktivitas ekonomi sekaligus wadah untuk menjaga serta melestarikan lingkungan. Melalui kegiatan mengumpulkan sampah, masyarakat yang awalnya hidup serba terbatas ini mampu bangkit untuk memberdayakan diri, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan. 

Diutarakan oleh Kusniyati, kader lingkungan Kampung Gunung Anyar Tambak, meski sebagian warga bekerja sebagai nelayan, kepedulian terhadap lingkungan telah ditunjukkan dengan menjaring sampah sepulang dari mencari ikan di laut. 

“Nelayan kan dari sini berangkat ke laut itu mencari ikan, kalau memang disana itu ikannya sepi, pulang mereka gak dapat ikan, terus mereka langsung cari sampah, jadi pulang mereka bawa sampah, kemudian kita timbang di sini,” ujar Kusniyati. 

Tidak tanggung-tanggung, para nelayan serta warga kampung Gunung Anyar Tambak mampu mengumpulkan sampah hingga 1 ton dalam sebulan, yang kebanyakan merupakan sampah plastik yang diperoleh dari sungai dan laut. 

“Iya banyak, ini sampah dari laut semua yang disebelah sana itu mas, yang habis dikirim itu, jadi meskipun sudah diambilin segitu banyak. Kita dalam sebulan itu perolehan sampah di Bank Sampah ini hampir 1 ton, tapi masih banyak saja mas sampahnya, soalnya memang yang membuang bukan warga Surabaya sendiri ya, yang dari Sidoarjo juga membuang ke sungai,” tambahnya. 

Dikatakan oleh Pinto Raharjo, Pengawas Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, PLN (Perusahaan Listrik Negara) Distribusi Jawa Timur, program kepedulian perusahaan yang diwujudkan melalui bantuan mendirikan Bank Sampah ini, diharapkan tidak hanya mengajak masyarakat peduli terhadap lingkungan, tapi juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di pesisir pantai timur Surabaya ini. 

“Saya berpikir bahwa dengan adanya Bank Sampah ini, tingkat kehidupan masyarakat di sini bisa menaik dengan adanya sampah ini. Juga memancing kreativitas mereka supaya dia tidak segan-segan untuk membersihkan lingkungannya, tapi sekaligus tindakan itu berdaya guna bagi kehidupannya,” tegas Pinto Raharjo. 

Kusniyati, Sekretaris Bank Sampah Bintang Mangrove melanjutkan, kegiatan mengumpulkan sampah ternyata mampu menggerakkan warga masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungannya, sekaligus menjadi solusi persoalan ekonomi masyarakat yang hidup serba terbatas. 

“Jadi kita di sini itu berjalan dengan sosial, dengan cara ya itu tadi mas, mengumpulkan sampah-sampah ini yang dari laut, warga mencari, kemudian kita menimbang lalu memilah, habis itu kita setor ke pengepul, ya kita bikin kayak itu daur ulang. Terus di sini ada kegiatan kayak bayar listrik dengan sampah, terus simpan pinjam dengan sampah, habis itu berobat juga dengan sampah, dan peduli lingkungan juga dengan sampah,” terang Kusniyati. 

Keberadaan sampah plastik yang banyak mencemari lingkungan, khususnya di sekitar hutan mangrove Gunung Anyar, menurut Kepala Sub Direktorat Penanggulangan Pencemaran Sumber Daya Pesisir dan Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Andi Rusandi, merupakan ancaman terbesar kerusakan ekosistem mangrove, maupun ekosistem lain yang lebih luas bila tidak segera ditangani. 

“Oh sangat besar itu, contohnya sampah-sampah yang menyangkut di akar-akar nafas di mangrove itu akan mematikan. Sudah jelas itu plastik, karena plastik itu sampai sekarang itu belum teridentifikasi, kapan punah belum teridentifikasi, cukup lama dan itu kalau kita biarkan saja itu akan merusak seluruh ekosistem yang ada,” tukas Andi. 

Dikatakan oleh Ketua Bank Sampah Bintang Mangrove, Ahamad Sunaryo, meski tidak digaji seperti layaknya pekerja, kader lingkungan yang ada di kampung Gunung Anyar Tambak ini tetap menjalankan tugasnya dengan tekun dan senang hati. Lingkungan yang bersih dan sehat, menjadi ganjaran yang layak disyukuri oleh Sunaryo dan rekan-rekannya. 

“Ya harapannya sih kita gak muluk-muluk, kerja kita memang berangakt dari niat untuk membersihkan lingkungan ya. Gak muluk-muluk lah kita gak minta apa-apa, yang penting kita itu, lingkungan kita bersih gitu aja, gak muluk-muluk ya, sudah senang kita,” tuturnya. 

Sementara itu Camat Gunung Anyar, Kanti Budiarti menegaskan komitmennya untuk ikut menjaga kawasan hutan mangrove tetap asri dan tidak berubah. Kanti mendukung upaya menjaga kelestarian serta kebersihan lingkungan di sekitar hutan mangrove, termasuk dari upaya mengubah fungsi dan peruntukan hutan mangrove yang tidak semestinya. 

“Kalau di Gunung Anyar ini, kalau orang bilang masih natural. Jadi istilahnya masih asli belum ada tambahan begitu. Jadi masih asli, masih bagus kondisinya, jadi tetap kita jaga, kita pertahankan dan kita tambah penghijauannya, yang mana itu masih ada jarak, itu kita Tanami diantara itu tadi, jadi diperapat sehingga lebih rimbun,” pungkasnya. 

Menjaga serta melestarikan lingkungan tidak harus menjadi aktivis lingkungan terlebih dahulu, atau sebagai aparat penegak hukum. Menjaga kelestarian lingkungan dapat dilakukan mulai dari hal terkecil, seperti mengumpulkan sampah yang ada di sekitar tempat tinggal. Itulah yang dilakukan para kader lingkungan Kelurahan Gunung Anyar Tambak, melalui Bank Sampah Bintang Mangrove. Selain menjadikan lingkungan lebih bersih, ekosistem hutan mangrove juga ikut terjaga kelestariannya. 


Penulis : Petrus Riski
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Lestarikan Lingkungan Melalui Pemanfaatan Sampah Plastik Rating: 5 Reviewed By: Awaluddin Ahmad