Sunday, April 21, 2013

Yuk ke Gunung Krakatau

Dilihat dari dekat maupun dari kejauhan, alam Kepulauan Krakatau dan lautan di sekitarnya tetap menawan. Krakatau bisa disaksikan dari sisi selatan P. Sumatera atau sisi barat P. Jawa. Krakatau bisa juga dilihat dari P. Sebesi atau Sebuku yang jaraknya 8 mil dari Krakatau.

Yang lebih mengasyikan kalau kita bisa menyaksikan Krakatau dari dekat dengan masuk ke wilayah Kepulauan Krakatau, Namun berwisata di kawasan ini juga sangat mendebarkan dan menakutkan. Saat sedang berlayar atau berada di daratan Krakatau, tak jarang wisatawan dikejutkam oleh guncangan yang datangnya secara tiba-tiba. Itu tak lain berasal dari aktivitas Gunung Krakatau.

Ditambah lagi kalau sedang batuk-batuk, kawasan Gunung Krakatau kian menakutkan. Kalau lontaran lava panas itu sampai mengena pada manusia tentu sangat berbahaya dan bisa menyebabkan maut. Namun kekaguman terhadap keindahan alam Krakatau berikut lava pijarnya yang bak kembang api seringkali dapat mengalahkan rasa takut di kalangan wisatawan.


Di bibir pantai Kepulauan Krakatau kita dapat merasakan deburan ombak Selat Sunda berwarna biru bersih yang masih sangat perawan. 1) (http://liburan.info, Wisata Gunung Anak Krakatau, Sumber : Majalah Travel Club) Dengan menggunakan kapal nelayan, kita bisa berlayar sampai ke pulau Rakata (Krakatau). Pantai ini dipenuhi tebing curang, yang tak mudah dilalui. Pantai landai hanya ditemui di tempat persinggahan kapal. Di pantai ini kita bisa berenang, snorkeling, diving, dan memancing.

Steven, wisatawan asal Nederland mengakui wisata bahari di gugusan Krakatau sungguh luar biasa. "Memang kalau berwisata hanya mendaki ke Anak Krakatau kurang puas. Jadi ya harus menyelam karena di dalamnya terdapat jutaan ikan laut yang hidup bebas dan terumbu karang yang indah-indah, yang terjaga dengan baik, tidak rusak," ucap Steven yang mengaku sudah dua kali menyelam di kawasan itu.
Kalau lagi untung, sambung Steven, kita akan dapat melihat habitat Dolphine, Penyu Hijau, Blue Merlin (ikan langka di Dunia), ada ikan langka lainnya seperti kuda laut, ikan Napoleon, Penyu Sisik. "Saya mengharapkan kepada pemerintah agar mengawasi biota laut dan terumbu karang agar tidak rusak," pesannya.

Selain diving, aktivitas yang banyak dilakukan di kawasan Kepulauan Krakatau adalah camping dan pendakian Gunung Anak Krakatau. Selain berbahaya karena Krakatau sering batuk-batuk, medan pendakiannya juga sangat berat karena tanahnya selalu dipenuhi pasir, batu-batuan dan pohon tumbang.
Tidak setiap saat kita bisa datang ke Krakatau. Ketika angin barat datang sekitar bulan Nopember hingga Januari, maka nelayan tak berani mengantarkan wisatawan. Mereka nggak mau ambil risiko.

Beaya berwisata di Krakatau memang cukup mahal. Untuk paket wisata Krakatau biasanya harganya dipatok antara Rp 2.600.000 sampai Rp 3.000.000 untuk kelompok maksimal 10 orang. Bahkan kalau wisatawan asing harganya bisa lebih.
Namun pada even-even tertentu. Harga paket wisata bisa lebih murah. Misalnya saja kalau ada Festival Krakatau yang digelar setahun sekali, maka harga paket wisata dijual murah sekitar Rp 200.000 per orang, sehingga banyak wisatawan lokal yang ikut

Wisatawan yang mau datang ke Kawasan Krakatau harus mendaftar dulu di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung untuk mendapatkan izin. Dengna mengurus izin, pengunjung akan mendapatkan penunjuk jalan. ( http://liburan.info, Wisata Gunung Anak Krakatau, Sumber : Majalah Travel Club)

Para wisatawan yang akan berkunjung ke Kepulauan Krakatau bisa memilih berbagai rute disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran. Alternatif yang pertama adalah berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priuk dengan naik Jet-Foil atau Kapal Phinisi Nusantara. Jalur selanjutnya adalah dari Pelabuhan Labuan, Banten. Dari sini anda dapat menyewa kapal motor atau kapal nelayan yang berkapasitas antara 5 sampai 20 orang. (http://khatulistiwa.info/gunung/33-gunung-krakatau.html)

Wisatawan juga bisa berangkat dari kawasan Pantai Anyer atau Pantai Carita Propinsi Banten Jawa Barat, yang letaknya kurang lebih 130 km sebelah barat Jakarta. Di sini terdapat sejumlah penginapan antara lain: Hotel Marbella Anyer, Carita Bay Resort atau Kondominium Pantai Carita (Lippo Carita Resort), Hotel Mutiara Carita Cottages, Wira Carita Hotel, Desiana Cottages, Krakatau Surf, Sunset View Hotel, dan Rakata Hotel. 9) (http://www.caritabeach-hotel.com/) Kelas penginapan sangat bervariasi mulai hotel melati sampai hotel berbintang.

Di depan hotel di Pantai Anyer/Carita terdapat pantai dengan pasir putih halus yang bahkan kualiasnya lebih baik daripada pasir di Kuta Bali. Wisatawan dapat berjalan-jalan merasakan kelembutan pasir pantai di depan bangunan hotel.
Di sini kita juga bisa memandang dari kejauhan keindahan Gunung Krakatau. Jika berkeinginan untuk mengunjungi gunung tersebut, wisatawan dapat menyewa sebuah speed boat. Waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke Kepulauan Krakatau dari Pantai Anyer sekitar 4 jam. (http://www.anneahira.com/marbela-anyer.htm)

Berenang langsung di pantai bisa menjadi aktivitas yang mengasyikan. Dengan ombak yang kecil, setiap pengunjung dapat berenang dengan aman dan nyaman. Bagi yang tidak bisa berenang bisa menyewa pelampung. Sedangkan bagi yang ingin berselancar tersedia matras selancar dengan beaya sewa hanya Rp 5.000.

Beberapa fasilitas rekreasi yang lebih menantang juga tersedia. Misalnya saja naik Jetski keliling pantai dengan beaya sewa Rp. 250.000 selama 15 menit. Sebelum menggunakan kendaraan ini, kita akan diberi tahu terlebuh dahulu bagaimana cara menghidupkan dan mengemudikan Jetski dan mendapatkan jaket pelampung.

Permainan lainnya adalah Banana Boat (balon mirip pisang raksasa yang ditarik oleh perahu motor) Kita akan dibuat tegang oleh permainan ini karena jalannya yang sengaja dibuat meliuk-liuk. Terkadang untuk membuat suasana tambah tegang, tiba-tiba balon ditarik dengan kecepatan kencang sehingga banyak penumpang Banana Boat yang terjatuh ke air berkali-kali. Anda tidak perlu takut jika tercebut ke air, karena jaket yang anda gunakan membuat tubuh mengambang di air. (http://www.caritabeach-hotel.com/)

Rute lainnya yang bisa kita tempuh adalah dari Pelabuhan Bakauheni P. Sumatera menuju Pelabuhan Tanjung Bom yang membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Di sini sewa kendaraannya Rp.150.000/mobil .Selanjutnya dari Pelabuhan Tanjung Bom ke Pulau Sabesi dapat ditempuh dengan kapal kayu dalam waktu sekitar 2 jam. Beaya sewa perahu untuk trip selama di Krakatau sekitar Rp.2.000.000,- (2 Days 1 Night) yang bisa terisi hingga 30 penumpang. (harga sewa kapal sangat tergantung dengan rute, lama perjalanan, kapasitas kapal, dan keahlian tawar menawar). (http://grahanurdian.web.id/-panduan-wisata-krakatau-pesona-gunung-vulkanik/)

Bagi yang membutuhkan penginapan, memang seharusnya singgah di P. Sebesi sebab di pulau ini terdapat beberapa penginapan. (http://khatulistiwa-.info/gunung/33-gunung-krakatau.html). Beaya penginapan di Pulau Sabesi sekitar Rp.400.000,- yang bisa menampung sekitar 20-30 orang.

Penginapan di sini sangat sederhana, terdapat beberapa kamar yang di dalamnya seperti barak. Satu kamar bisa menampung 8 orang. Air bersih tersedia secukupnya. Makanan untuk tamu disediakan pihak penginapan dengan biaya Rp.12.500,-/makan per orang. Di sini tidak ada tiket masuk. Yang ada hanya biaya sewa ranger di Krakatau sebesar Rp.50.000,- (http://grahanurdian-.web.id/panduan-wisata-krakatau-pesona-gunung-vulkanik/)

Para wisatawan yang datang dari P. Sumatera bisa masuk ke Kepulauan Krakatau dari Bandar Lampung. Di sini kita bisa naik bus jurusan Kalianda Lampung Selatan dari terminal Rajabasa atau terminal Panjang. Waktu tempuhnya sekitar 50 menit. Dari Kalianda perjalanan dilanjutkan menuju Desa Canti dengan menggunakan angkutan umum, yang memerlukan waktu sekitar 10-15 menit.

Obyek Wisata Sekitar Krakatau
Keberadaan Kepulauan Krakatau sebagai obyek wisata ditunjang dengan obyek wisata lain di sekitarnya yang tak kalah indah dan menarik. Sebagai contoh Taman Nasional Ujung Kulon yang memiliki berbagai bentuk gejala dan keunikan alam berupa sungai-sungai dengan jeramnya, air terjun, pantai pasir putih, sumber air panas, taman laut dan peninggalan budaya/sejarah (Arca Ganesha, di Gunung Raksa Pulau Panaitan). Kesemuanya merupakan pesona alam yang sangat menarik untuk dikunjungi dan sulit ditemukan di tempat lain.

Selain Taman Nasional Ujung Kulon, beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi: Sebagai contoh Tamanjaya dan Cibiuk yang memiliki fasilitas pusat informasi, wisma tamu, dermaga, dan sumber air panas.

Pantai Kalejetan, Karang Ranjang, Cibandawoh juga layak dikunjungi. Di sini kita bisa menyaksikan fenomena gelombang laut selatan dan pantai berpasir tebal, mengamati tumbuhan dan satwa.

Di Pulau Peucang. Kita bisa bermain-main di atas pasir putih, melihat terumbu karang, dan perairan laut yang biru jernih yang sangat ideal untuk kegiatan berenang, menyelam, memancing, dan tempat ideal bagi pengamatan satwa rusa di habitat alamnya.

Karang Copong, Citerjun, Cidaon, Ciujungkulon, Cibunar, Tanjung Layar, dan Ciramea menawarkan wisata menjelajahi hutan, menyelusuri sungai, padang pengembalaan satwa, air terjun dan tempat peneluran penyu.
Di Pulau Handeuleum, Cigenter, Cihandeuleum, wisatawan bisa menyaksikan aneka satwa seperti banteng, babi hutan, rusa, jejak-jejak badak Jawa dan berbagai macam jenis burung, menyelusuri sungai di ekosistem hutan mangrove. (http://www.scribd.com/doc/4104569/Informasi-Wisata-Ujung-Kulon-Taman-Jaya-Krakatau-Krakatoa-Gunung-Putri)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Yuk ke Gunung Krakatau Rating: 5 Reviewed By: Awaluddin Ahmad